Umur Kambing Untuk Aqiqah

Aqiqah merupakan sebuah upacara atau ungkapan yang dilakukan oleh umat Islam atas sebuah kelahiran. Dengan menyembelih hewan yang telah disyaratkan seperti umur kambing untuk aqiqah agar sesuai syariat Islam. 

Kelahiran seorang umat Islam ke dunia wajib disyukuri dengan melaksanakan sebuah ibadah. Aqiqah menjadi ibadah pertama yang dilakukan saat seorang anak dilahirkan. Meskipun bukan sebuah kewajiban tapi dianjurkan untuk semua umat Islam yang mampu. 

Kandungan Daging Domba dan Kambing

Banyak orang menyamakan hewan aqiqah sama dengan kurban.

Namun, tidak semudah pilihan dalam menentukan hewan kurban. Dalam banyak hadist disebutkan hewan yang dimaksudkan untuk aqiqah adalah kambing atau domba. Meski demikian, ulama sepakat membolehkan kurban dengan hewan kaki empat lain jika kambing sulit didapat. Yang terpenting sehat dan halal.

Domba dan kambing juga menjadi pilihan utama karena tentu saja harganya lebih terjangkau dibandingkan hewan besar, seperti unta, sapi, dan kerbau.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah kandungan daging domba dan kambing.

Dari 100 gram daging kambing, setidaknya Anda akan memperoleh 150 gram kalori, 27 gram, protein, 15 gram lemak, dan Omega 3.

Sementara itu, Per 100 gram daging domba mengandung lebih banyak kalori dari pada daging kambing.  Bahkan daging domba memiliki protein,  fosfor,  zat besi dan vitamin B1 yang juga lebih kaya. Dibandingkan dengan daging kambing,  kadar lemak serta kalorinya pun lebih tinggi juga. 

Manfaat Daging Domba dan Kambing

Umur kambing menjadi sebuah patokan saat akan disembelih dan dinikmati dagingnya.

Pada umur satu tahun, diharapkan daging yang dimiliki sudah cukup banyak untuk dibagikan karena hewan sudah besar. Kandungan gizi di dalamnya juga sudah optimal sehingga sangat bagus dikonsumsi.

Domba dan kambing mempunyai manfaat yang hampir sama, antara lain:

  1. Mampu mencegah serta mengobati anemia. 
  2. Membantu meningkatkan kinerja fisik serta daya tahan. 
  3. Mendukung kekebalan tubuh manusia. 
  4. Baik untuk kesehatan kulit. 
  5. Membantu sistem antioksidan yang ada dalam tubuh. 

Baca Juga Dalil Aqiqah Apa ya ? Berikut Kompilasinya

Umur Kambing Aqiqah Menurut Para Ulama

Saat Anda hendak melakukan aqiqah untuk putra atau pun putrinya,  maka akan menyembelih hewan.  Hewan yang umumnya dipilih atau disembelih adalah kambing dengan syarat tertentu.  Hal tersebut sesuai dengan syariat Islam yang memberikan ketentuan untuk aqiqah,  yaitu :

  1. Umur minimal kambing adalah satu tahun atau lebih. 
  2. Kambing yang akan disembelih tidak boleh cacat. 
  3. Jumlah kambing yang akan disembelih sesuai dengan jenis kelamin bayi.  Satu untuk anak perempuan serta dua untuk laki-laki. 
  4. Daging kambing yang akan dibagikan atau disedekahkan harus dimasak terlebih dahulu. 

Syarat kambing aqiqah

Cara Mengolah Kambing Aqiqah Agar Tidak Bau Perengus

Daging kambing aqiqah yang akan disedekahkan haruslah sudah diolah alias bukan mentah. Berbeda dengan daging kurban yang dibagikan saat masih mentah,  sesaat setelah disembelih. Banyak orang yang tak dapat mengolah kambing. Meski sudah dimasak bau perengus tetap tercium. 

Untuk Anda, ada beberapa cara untuk mengolah daging kambing aqiqah seperti di bawah ini. 

  1. Masak daging kambing dengan menggunakan banyak rempah. Dengan demikian bau kambing akan tertutup oleh bumbu atau rempah tersebut. 
  2. Merebusnya terlebih dahulu dengan menggunakan lobak. Selama setengah jam rebuslah daging dengan potongan lobak. 

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan aqiqah termasuk umur kambing. Meskipun bukan wajib,  tapi akan lebih baik dilakukan sebagai ibadah pertama serta rasa syukur atas sebuah kelahiran. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *