Syarat Kambing Atau Domba Aqiqah

Hadirnya seorang buah hati tentu menjadi hadiah terindah bagi setiap orang tua. Biasanya umat islam menyelenggarakan aqiqah sebagai tanda syukur atas kelahiran bayi mereka. Aqiqah dilakukan dengan cara menyembelih binatang ternak lalu dibagikan kepada kerabat dan tetangga.

Syarat Kambing Aqiqah

 

Banyak orang salah kaprah mengenai apa saja syarat kambing aqiqah atau syarat domba Aqiqah yang harus dipenuhi. Bagaimana syarat kambing Aqiqah yang sebenarnya?

Syarat Kambing Aqiqah

1.Umur Kambing Untuk Aqiqah

Umur kambing untuk Aqiqah harus sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh syariat Islam. Berapa sih usia kambing yang diperbolehkan untuk Aqiqah?

Berikut umur kambing Aqiqah menurut jenis hewannya:

  • Kambing = 1 Tahun
  • Domba = 6 Bulan

Kriteria umur tersebut menurut keterangan para ulama berlaku bagi hewan qurban dan aqiqah. Dalil Hadits mengenai umur kambing Aqiqah dijelaskan di Syarat Aqiqah Rumaysho, yaitu hadits dari Sahabat Jabir radhiyallahu ‘anhu.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan syarat Aqiqah :

“لَا تَذْبَحُوا إِلَّا مُسِنَّةً, إِلَّا أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَتَذْبَحُوا جَذَعَةً مِنَ اَلضَّأْنِ”

Janganlah kalian menyembelih kecuali “musinnah”, kecuali jika hal tersebut sulit bagi kalian maka sembelihlah “jadza’ah” dari domba (HR. Muslim No. 1963)

Maka diketahui bahwa syarat umur kambing untuk Aqiqah sesuai sunnah adalah minimal 1 tahun, dan syarat domba Aqiqah minimal 6 bulan. Dari situ maka perlu kita perhatikan lagi umur kambing untuk aqiqah tergantung jenis hewannya karena terdapat perbedaan ketentuan umur pada kambing dan domba.

2. Bebas Cacat

4 Cacat yang tidak boleh ada pada hewan Aqiqah yang membuat Aqiqah nya tidak sah adalah:

  1. Buta sebelah matanya dengan buta yang jelas
  2. Sakit yang terlihat jelas
  3. Pincang yang tampak jelas
  4. Sangat kurus sampai tidak punya sumsum tulang

Dalilnya adalah hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai berikut:

وَعَنِ اَلْبَرَاءِ بنِ عَازِبٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَامَ فِينَا رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ: – “أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي اَلضَّحَايَا: اَلْعَوْرَاءُ اَلْبَيِّنُ عَوَرُهَا, وَالْمَرِيضَةُ اَلْبَيِّنُ مَرَضُهَا, وَالْعَرْجَاءُ اَلْبَيِّنُ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرَةُ اَلَّتِي لَا تُنْقِي” – رَوَاهُ اَلْخَمْسَة ُ . وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَابْنُ حِبَّان َ

Dari Al Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri di tengah-tengah kami dan berkata,

Hadits tersebut diriwayatkan oleh yang lima (empat penulis kitab sunan ditambah dengan Imam Ahmad). Dishahihkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

3. Jenis Kelaminnya Jantan atau Betina?

Sering juga muncul pertanyaan tentang syarat kambing untuk Aqiqah, apakah kambingnya berjenis kelamin jantan?

Jawabannya dijelaskan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja sebagai berikut:

  • Kambing atau domba baik jantan ataupun betina dapat digunakan untuk Aqiqah.
  • Namun yang afdhal adalah kambing atau domba jantan karena lebih gemuk.

4. Jumlah Kambing Untuk Anak Perempuan dan Laki

Yang banyak diketahui, syarat kambing aqiqah untuk anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan. Syarat kambing aqiqah anak perempuan adalah 1 ekor, sedangkan anak laki-laki 2 ekor.

Apakah hal itu benar?

Jawabannya:

  • Afdhal nya untuk Aqiqah anak laki-laki 2 ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor kambing
  • Tapi jika tidak mampu maka tidak mengapa 1 ekor kambing untuk Aqiqah anak laki-laki

Dalilnya adalah sebagai berikut, dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.

 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Akan tetapi riwayat yang menyatakan dengan dua kambing, itu yang lebih shahih)