Psikologi Anak dan Peran Orang Tua Dimasa Kini

Anak-anak merupakan suatu titipan dari Allah Subahanahu Wata’ala yang mana harus amat disayangi dan dijaga kelangsungan hidupnya dengan baik. Pemenuhan kebutuhan anak itu tidak hanya soal bagaimana mereka makan, tinggal, atau mendapatkan pendidikan saja. Akan tetapi lebih daripada itu, sebagai orang tua, Anda harus memahami psikologi anak sejak dini. Hal yang bisa mempengaruhi berbagai hal besar dalam kehidupannya kelak.

Stress, kurangnya percaya diri, takut, atau masalah kejiwaan lainnya tidak hanya bisa menyerang orang dewasa saja lho! Semuanya sangat bisa mengintai kesehatan mental anak-anak Anda. 

Oleh sebab itu sebagai orang tua millennial atau masa kini, haruslah lebih bisa berpandangan terbuka dan memahami perkembangan psikologis anak-anaknya. 

Nah, tanpa berlama-lama lagi mari simak uraian berikut ini mengenai psikologis anak, tahapan perkembangan, faktor yang mempengaruhi hingga pentingnya peran aktif orang tua. 

Apa Itu Psikologi Anak

Sebelum Anda memahami lebih jauh mengenai tahapan perkembangan psikologi anak dan berbagai faktor yang mempengaruhinya maka mari simak pengertiannya terlebih dahulu. 

Yang disebut dengan psikologis anak adalah sebuah bidang keilmuan yang menilai serta memperhitungkan berbagai aspek pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Tidak hanya mencakup soal perkembangan fisik dan otak saja, psikologi anak juga berperan aktif menangani masalah dan kelainan psikis dari seseorang.

Tahapan Perkembangan Psikologi  Anak

Adapun tahapan perkembangan psikologis dalam anak sendiri dibagi dalam berbagai sub pembagian yang harus dipahami oleh orang tua. 

Tahapan perkembangan psikologi anak dijelaskan sebagai berikut.

1.Tahap Perkembangan Sensorimotor

Tahap ini ditandai dari waktu kelahiran hingga usia dua tahun. Di mana kemampuan anak masih sangat terbatas. Bahkan cenderung masih banyak membutuhkan bantuan orang lain.

2. Tahap Perkembangan Pra-Operasional

Tahap perkembangan selanjutnya dinamakan pra-operasional yang mana ditandai dari anak usia 2 hingga 6 tahun. 

Tahapan ini berkembang saat anak belum memahami secara pasti informasi yang di dapat. Mental mereka masih belum mampu menerima banyak hal.

3. Tahap Operasional

Tahapan ketiga adalah operasional yang dimulai saat anak berusia 7 hingga 11 tahun dan sudah mulai memiliki perkembangan mental. Anak usia ini sudah mampu berfikir logis, namun belum mampu memahami masalah sulit.

4. Tahap Operasional Formal

Terakhir ada tahapan operasional formal, dimulai dari umur 12 hingga dewasa. Anak usia ini sudah mulai berperan aktif dan kritis. Mereka dapat merencanakan segalanya secara sistematis.

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi  Perkembangan Psikologis Anak

Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak itu ada banyak. Namun umumnya yang paling berpengaruh adalah pola asuh orang tua, lingkungan sekitar anak, nutrisi dan makanan yang diberikan, hingga tontonan apa yang mereka dapatkan. 

Semakin banyak hal positif yang mereka lihat saat usia dini akan semakin baik menunjang perkembangannya.

Peran Orang Tua Terhadap  Perkembangan Psikologi Anak

Adapun peran orang tua dalam perkembangan anak sangatlah penting. Orang tua harus berperan aktif menemani buah hati menemukan jati diri dan lingkungan terbaiknya. 

Ajak mereka bermain, rekreasi, membaca, buku hingga mengajarkan sopan santun terhadap lingkungan luas.

Demikianlan sedikit uraian menarik mengenai berbagai informasi terkait psikologi anak dan peran orang tua dalam perkembangan mental anak yang nyatanya sangat penting. 

Ada berbagai tahapan perkembangan psikologi pada anak yang harus menjadi perhatian bagi para orang tua apalagi yang memiliki anak-anak usia berkembang. Selanjutnya, ada banyak sekali faktor yang mampu mempengaruhi perkembangan psikologis anak-anak anda yang harus di perhatikan. Yuk, lebih sayangi kesehatan mental buah hati! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *