Pola Pendidikan Anak Usia Dini Ala Rasulullah

Anak merupakan buah hati bagi orang tuanya sekaligus harapan di masa depan. Itulah sebabnya mengapa sangat penting mendidik anak sejak dini sesuai dengan apa yang telah dituntunkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaih Wasallam agar nantinya dia tumbuh menjadi anak yang sholeh dan pribadi yang bertakwa sesuai dengan harapan orang tuanya.

Allah Azza Wajalla menegaskan dalam firman-Nya :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..” (Surah At-Tahrim : 6).

Makna ayat ini telah dijelaskan oleh Al-Allamah AL-Imam Abdurrahman As-Sa’dy Rahimahullah di dalam tafsirnya, di mana beliau berkata :

Al-Allamah AL-Imam Abdurrahman As-Sa’dy Rahimahullah

“Menjaga diri (dari api neraka) dengan cara menjadikannya senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, bertobat dari segala sesuatu yang bisa mengakibatkan kemurkaan-Nya dan mengharuskan turun adzab-Nya. Melindungi keluarga dan anak-anak yaitu dengan cara mendidik, mengajari, serta mengharuskan mereka melaksanakan perintah Allah. Maka seorang hamba tidak akan selamat kecuali jika dia menunaikan perintah Allah pada dirinya dan pada siapapun yang berada di bawah kekuasaan dan pengaturannya. (Lihat Tafsir As-Sa’dy hal.979).

Tidak diperbolehkan bagi siapapun di dalam islam untuk menelantarkan pendidikan anak, disebabkan besarnya nilai pendidikan anak di dalam islam. Oleh karena itu, Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah berkata :

Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah

“Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anaknya terkait berbagai hal yang bermanfaat baginya dan menelantarkannya begitu saja, maka sungguh dia telah melakukan kejelekan yang besar kepada anaknya. Kebanyakan (penyebab) kerusakan anak-anak tidak lain berasal dari orang tua mereka dan   pengabaian orang tua terhadap mereka, dan tidak mengajari mereka terkait hal-hal yang wajib dan sunnah di dalam agama. Akhirnya orang tua menelantarkan anak-anak tersebut terlantar di waktu kecil sehingga anak-anak tersebut tidak bisa memberikan manfaat bagi diri-diri mereka sendiri dan tidak pula bisa memberikan manfaat bagi orang tua mereka (Tufatul Maulud hal.161).

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengarahkan anak-anak sejak kecil kepada kebaikan dan membimbing mereka sesuai dengan pola pendidikan anak usia dini ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Bagaimanakah polanya? Silahkan baca pada kelanjutan artikel di bawah ini.

Pola Pendidikan Anak Usia Dini Ala Rasulullah

Inilah Pola Pendidikan Anak Usia Dini Ala Rasulullah

1.Mendidik anak dengan memperlihatkan teladan yang baik

Salah satu pola pendidikan anak yang sangat penting untuk diperhatikan adalah dengan memperlihatkan teladan yang baik bagi mereka. Orang tua merupakan cermin bagi anak-anaknya, sehingga apapun yang diperlihatkan oleh orang tua dengan mudah akan diikuti oleh anak-anak mereka.

Amar bin ‘Utbah Rahimahullah yang merupakan salah seorang imam besar dalam islam di masanya berkata kepada orang yang dipercayakan untuk mengajari anaknya :

Amar bin ‘Utbah Rahimahullah

“Hendaknya perbaikan (pendidikan) yang paling pertama kamu lakukan kepada anakku adalah memperbaiki dirimu sendiri. Sebab, pandangan mata-mata mereka (anak-anak) terikat dengan dirimu. Maka kebaikan menurut mereka adalah apa yang kamu lakukan, dan kejelekan menurut mereka adalah apa yang kamu tidak lakukan.” (Na’tul Badayaat hal.136).

2.Mendahulukan penanaman tauhid dan akidah yang benar terlebih dahulu

Pola pendidikan anak usia dini ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berikutnya yang sangat penting untuk diperhatikan adalah menanamkan tauhid dan akidah sejak dini. Hal ini telah ditunjukkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam nasehat beliau kepada Abdullah bin Abbas Radhiallahu Anhuma di waktu kecil, di mana beliau bersabda :

يَا غُلَامُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ احْفَظْ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ

“Wahai anak kecil, sesungguhnya aku ingin mengajarkanmu beberapa kalimat ‘Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan mendapati-Nya berada di hadapanmu. Jika engkau meminta maka mintalah hanya kepada-Nya dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan hanya kepada-Nya’.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi).

Demikian pula Nabi Ya’kub Alaihis Salam, beliau memberikan wasiat kepada anak-anaknya menjelang kematiannya dengan cara bertanya kepada mereka. Hal ini telah disebutkan dalam firman Allah Azza Wajalla :

أَمْ كُنتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِن بَعْدِي قَالُوا نَعْبُدُ إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ آبَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَٰهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

“Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan kami Hanya tunduk patuh kepada-Nya” (Surah Al-Baqarah : 133).

Kedua dalil di atas menunjukkan pentingnya menanamkan akidah dan tauhid sejak dini kepada anak-anak. Ini merupakan pola pendidikan anak usia dini ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang harus mendapatkan perhatian besar dari setiap orang tua dan pendidik. Bimbinglah anak-anak kita dengan rukun iman, rukun islam, ajari mereka akan kewajiban beribadah hanya kepada Allah Azza Wajalla, dan bimbingan tauhid serta akidah lainnya.

3.Mengajarkan sholat dan ibadah wajib lainnya sedini mungkin kepada anak-anak

Termasuk pola pendidikan usia dini ala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah dengan mendidik dan mengajari anak-anak tata cara sholat dan ibadah-ibadah wajib lainnya sesuai dengan kondisi mereka, serta menerangkan akan kewajiban untuk melaksanakan semua yang diwajibkan oleh Allah Azza Wajalla dan meninggalkan semua yang dilarang oleh-Nya.

Diantara contohnya adalah perintah kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya :

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah atasnya…” (Surah Thaha : 132).

Demikian pula yang disebutkan dalam sebagian hadits, di mana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar orang tua memerintahkan kepada anak-anaknya untuk melaksanakan sholat saat berusia 7 tahun, dan memukul mereka jika meninggalkan sholat saat berusia 10 tahun. (Riwayat Ahmad dan Abu Daud).

Selain ketiga pendidikan di atas, tentu masih banyak lagi hal-hal yang harus diajarkan kepada anak-anak sesuai dengan metode Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita tidak boleh berhenti belajar agama agar kita memiliki bekal yang mencukupi untuk mendidik anak-anak kita nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *