Perkembangan Anak : Kenali Tahapan dan Ciri-Cirinya

Memiliki anak-anak yang sudah beranjak dewasa dan berkembang aktif memanglah menjadi satu kebahagiaan besar bagi orang tua. Namun tahukah Anda, bahwa dalam setiap perkembangan anak tersebut terdapat berbagai hal yang harus menjadi perhatian para orang tua?

Tumbuh Kembang

Ya, merawat anak yang sudah dititipkan oleh Allah Subhanahu wata’ala itu, tidak hanya cukup memberikan kebutuhan sandang, pangan atau papannya saja, tetapi harus memperhatikan perkembangannya dari hari ke hari.

Anak-anak sangat rentan untuk melakukan tindakan meniru terhadap hal yang menyimpang di dalam lingkungan sosialnya yang mana ini bisa berpengaruh pada kepribadiannya. 

Oleh sebab itu sebagai orang tua, Anda wajib mengenali ilmu mengenai perkembangan anak, jenis-jenisnya yang ada hingga bagaimana tahapan dalam melakukan pemeriksaan umum kejiwaan anak. 

Nah bagi orang tua yang penasaran terhadap informasi mengenai berbagai hal tentang perkembangan anak, maka wajib menyimak ulasan berikut ini hingga tuntas!

Seperti Apa Perkembangan Anak?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai jenis-jenis dari perkembangan anak maka ketahui lebih dahulu mengenai pengertian dari istilah berikut ini. 

Perkembangan anak memiliki arti sebagai sebuah perubahan dari segi biologis, emosional, hingga psikologis yang terjadi pada manusia dengan usia anak (0 sampai 12 tahun). Perubahan berbagai hal ini terjadi dari individu atau anak tersebut lahir hingga memasuki akhir dari masa remaja atau memasuki tahapan kedewasaan.

Baca Juga:
Kartun Anak “Riko The Series” yang Membahas Sains dan Agama

Jenis-jenis Perkembangan Anak

Adapun jenis-jenis dari perkembangan anak sendiri setidaknya 5 pembagian yang meliputi dari perubahan emosi, psikologis hingga biologisnya. 

Jenis pertama adalah perkembangan anak yang bersifat kognitif yang memiliki arti sebagai sebuah kemampuan buah hati dalam menyelesaikan sebuah masalah. 

Tidak hanya perkembangan dan kemampuan menyelesaikan masalah, anak-anak juga bisa mengalami pertumbuhan dari segi sosial dan emosional.

Perkembangan sosial dan emosional ini terjalin ketika anak-anak sudah dapat menjalin komunikasi di dalam sebuah lingkungan dan mengutarakan perasaannya. 

Selanjutnya ada jenis perkembangan anak yang disebut dengan kemampuan berbahasa, yang mana berfokus bagaimana buah hati bisa memahami dan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. 

Selanjutnya ada perkembangan motorik halus dan kasar untuk motorik halus. Contohnya seperti kemampuan mengambil sendok, mewarnai, dan yang kasar adalah berjalan, merangkak dan lain lain.

Pentingnya untuk Memantau Perkembangan Anak

Tentu saja menjadi sangat penting sekali untuk anda selaku orang tua untuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan anak karena berpengaruh pada tahapan usia selanjutnya. 

Anak-anak yang di pantau perkembangannya sedari kecil bisa memiliki kedekatan dan kepercayaan diri yang lebih terhadap orang tua dan lingkungannya. 

Memantau dan membantu perkembangan anak juga bisa membuat anak-anak mampu berkembang jauh lebih cepat.

Jika ada kekurangan atau penyimpangan, pemantauan perkembangan akan mendeteksinya sejak dini. Selanjutnya, orang tua dapat mencari solusi agar hal tersebut dapat diatasi atau diminimalisir.

Melakukan Pemeriksaan Umum Perkembangan Anak

Melakukan pemeriksaan umum terhadap anak itu sangat baik sekali untuk dilakukan sebagai bagian dari mendukung tumbuh kembangnya. 

Ada berbagai rangkaian pemeriksaan umum untuk menguji perkembangan anak mulai dari kekuatan fisik hingga psikisnya. Orang tua bisa membawa anak ke klinik kesehatan yang memang berkompeten melakukan pemeriksaan. Caranya mudah karena senantiasa ada dokter yang membantu Anda!

Setiap anak mempunyai karakter dan tumbuh kembang yang berbeda. Orang tua sebaiknya tidak langsung mempunyai pikiran negatif terhadap anak sebelum pemeriksaan menyeluruh. Misalnya, anak hiperaktif, terlambat bicara, dan lain-lain.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *