Mendidik Anak Perempuan yang Beranjak Dewasa

Mendidik anak dijaman sekarang ini terbilang gampang-gampang sulit, terutama mendidik anak perempuan yang beranjak dewasa. Jika sampai salah arah, anak menjadi tak terkendali dan hidupnya menjadi tidak karuan. Meskipun keluarga baik, terkadang faktor lingkunganlah yang mempengaruhi baik dan buruknya tingkah laku anak.

Mendidik Anak Perempuan

Mempersiapkan Pendidikan Anak

Ada beberapa cara untuk mempersiapkan pendidikan anak, Anda bisa mencoba untuk menerapkan cara berikut:

  1. Menggali dan Mengenali Potensi Anak.
    Potensi merupakan kemampuan terbaik dan terunik yang dimiliki anak. Dengan menggali dan mengenali potensi anak, maka orang tua dapat mengarahkan sesuai potensi anak dengan tepat, dan kemungkinan anak meraih sukses dimasa depan menjadi lebih besar.
  2. Mendukung Proses Belajar Progressif Anak.
    Anak-anak yang berumur 1 hingga 5 tahun sekarang ini merupakan generasi alfa. Mereka memiliki karakter yang unik yang sudah terbiasa dengan voice assistant. Mereka lebih banyak belajar menggunakan video, coding, bermain elektronik, dan gadget.Generasi alfa ini perlu adanya proses belajar progressif yang merupakan perkembangan dari belajar konvensional. Proses belajar preogressif menekankan pada keterlibatan anak serta lingkungan dalam mendidik anak, sehingga tumbuh kembang anak diharapkan agar nantinya menjadi longlife learner.
  3. Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak.
    Mempersiapkan dana pendidikan anak sangatlah penting. Tidak hanya menyiapkan biaya untuk anak kuliah saja, sebaiknya Anda juga menyiapkan dana pendidikan anak mulai dari jenjang usia dini, SD, SMP, maupun SMA. Mengapa sebaiknya Anda segera mempersiapkan biaya pendidikan anak? Karena adanya inflasi memungkinkan biaya pendidikan anak lebih mahal dari pada biaya hidup (biaya kebutuhan pokok secara umum).

Menerapkan Pola Didik yang Tepat untuk Anak Perempuan

Pola didik untuk anak perempuan terkadang dibedakan dengan anak laki-laki. Padahal hal ini justru salah dan sebaiknya pola asuh mereka disamakan. Kenyataannya,  dengan menerapkan pola asuh yang sama, banyak orang tua yang menemukan tingkat disiplin dan ketaatan yang sama pula dalam figur anak perempuan maupun anak laki-laki mereka.

Dalam penerapan pola asuh ini, hendaknya orang tua juga memiliki hubungan yang harmonis dengan Anak. Bangunlah kedekatan dengan anak Anda dengan berbagai cara agar meminimalisir terjadinya gesekan konflik. 

Cara Mendidik Anak Perempuan dalam Islam

Adapun cara mendidik anak perempuan dalam Islam antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Mengajarkan anak perempuan untuk mengamalkan Ilmu Tauhid. 
  2. Mengajarkan anak perempuan tentang doa-doa harian dan kewajiban sebagai seorang muslim. 
  3. Mengajarkan anak perempuan tentang akhlak mulia dan sopan santun terhadap orang yang lebih tua. 
  4. Mengajarkan anak perempuan tentang fiqih wanita. 
  5. Mengajarkan anak perempuan mengenai keterampilan rumah tangga. 
  6. Mengajarkan anak perempuan menjadi seorang istri. 
  7. Mengajarkan anak perempuan menjadi seorang ibu.

mendidik anak perempuan

Baca Juga;
Usia Pubertas Pada Anak Perempuan Adalah?

 

Ibu Harus Menjadi Panutan yang Baik bagi Anak

Ibu merupakan contoh konkrit keseharian anak, sehingga ibulah yang akan menjadi panutan anaknya. Jika ibunya baik, maka anaknya pun akan baik. Dengan catatan, lingkungan anak juga baik atau jika lingkungan tidak baik, sang ibu dan anak bisa mengcover hal tersebut sehingga tidak ikut-ikutan menjadi anak yang tidak baik.

Anak perempuan yang beranjak dewasa cenderung akan dekat dengan ibunya. Meskipun begitu, sang Ayah juga memiliki peranan yang teramat penting dalam perkembangan kehidupan anak perempuannya. Anak perempuan yang mempunyai keluarga lengkap dan tidak bermasalah, biasanya tidak akan aneh-aneh dan bertindak sewajarnya. 

Mendidik anak perempuan yang beranjak dewasa memang agak sulit, namun bukan tidak mungkin akan berhasil jika Anda sebagai orang tua mau terus belajar dan memahami anak. Setelah Anda berusaha yang terbaik untuk anak perempuan Anda, jangan lupa juga untuk selalu mendoakan mereka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *