Mainan Zaman Dulu ini Ternyata Banyak Manfaatnya untuk si Kecil

Mainan anak merupakan salah satu media yang akan memberikan stimulus untuk otak kanan dan kirinya. Beberapa mainan anak terutama mainan tradisional / mainan zaman dulu merupakan bagian yang penting untuk dilestarikan. Anak-anak akan merasa bahagia dan melatih beragam perkembangan yang sedang dialami anak. 

Mainan zaman dulu
Permainan kelereng

Yoyo, Mengoptimalkan Otak Kanan maupun Otak Kiri

Bermain yoyo merupakan hal yang menyenangkan. Caranya dengan mengikat benang pada roda yang terdapat dua sisi. Dari situ nanti benang akan terhubung ke jari dan mulai memainkannya turun kemudian naik kembali. Pada proses yang sedang dilakukan maka mengoptimalkan otak kanan juga otak kiri.

mainan zaman dulu
Permainan YOYO

Pada saat bermain yoyo, anak dituntut untuk bisa berkonsentrasi dan sangat mahir dalam bermain. Dimana tali atau benang ini menjadi alat untuk mengendalikan kayu berbentuk bulat tersebut. Jadi jika anak sudah mahir memainkan yoyo, maka anak tersebut sudah berkembang secara optimal.

Congklak, Melatih Motorik Halus Anak

mainan zaman dulu
Permainan congklak

Congklak adalah mainan tradisional yang akan melatih motorik halus anak. Untuk bisa memainkan congklak harus ada alatnya yang terdiri dari papan berlubang, dimana setiap lubangnya akan diberi biji congklak. Kemudian pemainnya harus memulai mengambil kekayaan dan langsung didistribusikan biji tersebut di deretan yang benar.

Bagian menggenggam biji dan meletakkannya satu persatu ke dalam lubang melatih motorik halus anak.

Selain motorik halus, anak juga diajarkan untuk bisa menghitung dan menempatkan ketepatan batu yang ada pada papan congklak tersebut.

Baca Juga:
4 Kartun Anak Sholeh yang Memiliki Nilai Islami dan Alasan Kenapa Harus Ditonton

 

Bekel, Melatih Kesabaran dan Ketangkasan

mainan zaman dulu
Permainan bola bekel

Selanjutnya mainan tradisional lainnya yaitu bekel. Di mana untuk bermain bekel ini dibutuhkan bola bekel dan kerang. 

Pemain harus sabar dan konsentrasi dalam bermain bekel ini. Setelah mendapatkan giliran, maka lambungkan bola dan tangkap sendiri. 

Bekel melatih ketangkasan, Ini terjadi saat melempar dan melambungkan bola serta mengambil biji. Di tahap yang lebih sulit, anak harus bisa mengendalikan bola lebih mahir karena dituntut membalik biji menjadi posisi tertentu.

Bedanya Mainan Zaman Dulu dan Mainan Zaman Sekarang

Ada perbedaan mainan zaman dulu dan mainan zaman sekarang. Hal tersebut terletak pada berbagai aspek yang ada. 

Berikut beberapa perbedaannya.

  • Kualitas

Dari segi kualitas tentunya mainan zaman dulu merupakan mainan dengan kualitas bahan alami. Untuk beberapa mainan bahan alam ini tentu ada yang tidak awet atau digunakan hanya saat itu saja. Sementara itu mainan zaman sekarang lebih modern berbahan plastik, besi, dan bahan lainnya yang keawetannya terjaga.

Kini beberapa mainan tradisional sudah disesuaikan dengan zaman. Misalnya, congklak dengan bahan plastik.

  • Jenis Mainan

Jenis mainan zaman dulu terlihat lebih terbatas sementara itu pada jenis mainan sekarang lebih beragam. Ini mungkin dikarenakan berbahan alami dan terbatas.

Mainan zaman kini dibuat lebih bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan kesukaan anak.

  • Kemajuan Teknologi

Perbedaan yang paling terlihat yaitu adanya kemajuan teknologi ada pada mainan zaman sekarang. Bahkan, di era digital, anak-anak bisa bermain dengan cara virtual. Hal ini tentu sangat berbeda dari mainan zaman dulu, di mana bermain harus bertatap muka dengan teman-teman.

Itulah beberapa perbedaan mainan yang bisa dibandingkan dari zaman dulu hingga zaman sekarang. Meski terlihat lebih banyak kekurangannya, mainan tradisional mengoptimalkan aspek semua tumbuh kembang anak.

Bermain pada zaman itu juga mengajarkan mereka berlatih ketahanan hidup, bersosialisasi, mengatasi masalah, dan lain-lain. Hal-hal yang sudah banyak berkurang di era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *