Kumpulan Cerita Anak Sholeh yang Menginspirasi

Si kecil membutuhkan banyak asupan nutrisi agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Tidak hanya nutrisi tubuh saja, tapi orang tua perlu memberikan asupan gizi otak si kecil dengan berbagai kisah teladan yang menginspirasi melalui cerita anak. Berbagai kisah cerita anak sholeh dapat membentuk karakternya sejak dini.

Berikut beberapa kumpulan cerita anak sholeh yang menginspirasi patut untuk Anda berikan di masa pertumbuhan si buah hati.

Kisah Salman Al Farisi, Pengabdian Anak pada Ibunya

Salah satu kisah sahabat Nabi Muhammad Saw yang sangat inspiratif yakni, Salman Al Farisi yang disayang oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala karena pengabdiannya terhadap orang tua. Salman merupakan seorang lelaki Persia, sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam, yang memberikan usul kepada Nabi untuk membuat parit atau khandak untuk melindungi kota Madinah dari serangan kaum Quraisy. 

Cerita Anak Sholeh

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam mengisahkan perjalanan hidup Salman Al-Farisi kepada para sahabatnya. 

Salman Al Farisi rela dan patuh kepada ibunya yang berkeinginan untuk haji. Padahal, keluarga lelaki tersebut berasal dari kalangan tidak mampu. Saking sayangnya dengan ibunda, Salman Al Farisi menggendong sang ibu dari Persia hingga kota Mekkah dengan berjalan kaki berhari-hari dengan melalui padang pasir yang gersang dan terik.

Namun, tekad Salman Al Farisi teguh untuk memenuhi keinginan sang ibu, hingga sampailah keduanya di kota Mekkah dengan kulit punggung lelaki Persia tersebut mengelupas. 

Saat Salman bertemu dengan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam, Salman pun bertanya, apakah dirinya sudah berbakti kepada orang tua dengan mengendong sang ibu dari Madinah hingga Mekkah. Rasulullah langsung menangis dan mengatakan bahwa perjuangan dan pengorbanannya luar biasa dan sholeh. Namun, usaha tersebut tidak sepadan membalas jasa orang tua yang sudah membesarkan dirinya.

Kisah Bayi yang Ditolong oleh Malaikat

Pada masa Bani Israil, terjadi bencana kelaparan yang membuat kebutuhan asupan bayi menjadi berkurang. 

Dikisahkan, seorang perempuan hanya memiliki sepotong roti untuk hari itu. Akan tetapi tak berlangsung lama, datanglah seorang pengemis yang membuat dirinya tidak tega. Tanpa pikir panjang, sang perempuan tersebut memberikan sepotong rotinya.

Cerita Anak Sholeh
Kisah bayi Yang Ditolong Malaikat                            Gambar: ebookanak.com

Kemudian, wanita tersebut pergi ke hutan mencari kayu bakar beserta bayinya, lantaran tidak ada yang menjaganya. 

Singkat cerita, perempuan itu membaringkan bayi pada sebuah batu besar. Tak sadar, seekor anjing liar datang mendekat dan membawa bayinya. Meskipun dikejar, lari anjing hutan tersebut sangat cepat dan jejaknya menghilang. 

Wanita itu cemas, namun ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan malaikat Jibril untuk menyerahkan kembali bayi yang dibawa anjing hutan kepada sang perempuan. 

Hal tersebut terjadi karena kebaikan hati sang perempuan kepada sesama.

Baca Juga:
Mainan Bayi untuk Membantu Perkembangannya

 

Kisah Nabi Sulaiman dan Anak Berbakti pada Orang Tua

Kisah ini terdapat dalam Kitab Irsyadul Ibad (hal. 155-156 ).

Pada suatu ketika Nabi Sulaiman as memperoleh perintah dari ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala menuju tepi laut untuk menemukan hal yang tidak biasa. Kemudian, Nabi Sulaiman as bersama rombongannya bersama jin dan manusia menuju tepi laut.

Cerita Anak Sholeh

Setelah itu, Nabi Sulaiman memerintahkan jin Ifrit untuk menyelam ke dasar laut. Namun hasilnya nihil. Nabi Sulaiman memerintah jin Ifrit lainnya untuk melihat ke dasar laut, hasilnya tetap tidak memuaskan. 

Pada Akhirnya Nabi Sulaiman memerintahkan Asif Barkhiya seorang menteri Nabi Sulaiman yang termaktub di dalam Al-Qur’an pada Surat An-Naml ayat 40. Beliau seorang waliyullah yang doanya dikabulkan Allah.

Asif Barkhiya kemudian memberitahukan bahwa di dasar laut terdapat sebuah kubah dengan empat pintu. Satu pintu dibuat dari intan, satu pintu lagi dari batu Yaqut, satu lagi dari batu intan putih dan satunya lagi dari batu zamrud hijau.

Benda berbentuk kubah tersebut diberikan kepada Nabi Sulaiman. Lalu, keluarlah laki-laki tampan dengan mengenakan baju serba putih. Setelah itu, Nabi Sulaiman menanyakan sebab lelaki tersebut berada di kubah.

Lelaki tersebut bercerita bahwa semasa hidupnya merawat penuh kasih sayang kedua orang tua selama 70 tahun, dengan kondisi sang ayah lumpuh dan ibunya buta. 

Saat ajal menjemput, sang ibu berdoa agar anaknya memiliki panjang umur dan bertakwa kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Ketika sang ayah diujung maut, ayahnya berdoa agar ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala menempatkan sang lelaki di tempat yang tidak dapat ditemukan setan.

Pesan Moral dari Kisah-Kisah di Atas

Pesan yang moral dari ketiga kisah anak sholeh tersebut dapat diambil hikmah bahwa sekeras apapun usaha anak untuk membalas jasa orang tua, jasanya tidak sepadan dengan usaha orang tua membesarkan si anak. 

Selain itu, menolong sesama dalam kesusahan kelak di kala susah akan dibantu dari arah yang tidak terduga. 

Terakhir, pesan moral yang dapat dipelajari yakni, doa orang tua sangat mustajab, Berbakti dan merawat orang tua penuh kasih sayang seharusnya dilakukan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *