Ketentuan Hewan Aqiqah, Harus Kambing Kah?

Apa saja ketentuan hewan Aqiqah? Aqiqah merupakan salah satu ibadah yang memiliki hukum sunnah muakkad. Sangat dianjurkan untuk dilakukan dari pada ditinggalkan, apalagi bagi kaum muslimin yang mampu. 

Ketentuan Hewan Aqiqah

Ibadah satu ini menyarankan pasangan suami istri beragama muslim untuk melakukan penyembelihan hewan ternak sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anak-anak mereka ke dunia ini. Anak yang merupakan titipan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 

Tentu saja istilah aqiqah sudah tidak asing lagi sering terdengar di telinga kaum muslim khususnya di Indonesia. Banyak ditemui keluarga yang sudah menyelenggarakan ibadah satu ini.

Aqiqah memang sebuah ibadah penyembelihan. Ibadah yang sebelumnya sering di identikkan dengan ibadah qurban. Acara menyembelih hewan (biasanya kambing atau sapi) yang hanya bisa dilaksanakan saat Hari Raya Idul Adha. 

Meski sama-sama melakukan penyembelihan, tujuan dan waktu pelaksanaan ibadah keduanya ini memiliki perbedaan makna. 

Baca Juga:
Doa Aqiqah Anak Laki-laki

Keutamaan Aqiqah

Ada banyak sekali keutamaan dari menjalankan ibadah Sunnah muakkad satu ini, apalagi bagi yang baru saja memiliki bayi. 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah salah dalam menurunkan perintah kepada umat manusia karena seluruhnya memiliki keutamaan termasuk aqiqah . 

Keutamaan aqiqah, antara lain:

  • Sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anak di dunia 
  • Sebagai moment mendekatkan diri pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala
  • Sebagai pererat silaturahmi 
  • Sebagai bentuk sedekah yang baik.

Hewan Aqiqah yang Disunnahkan

Hewan aqiqah yang disunnahkan dan umum digunakan dalam di Indonesia adalah kurban dengan jenis domba putih atau kambing yang sehat dan berusia minimal 6 bulan. 

Syarat tersebut harus dipenuhi agar penerima daging yang sudah diolah, baik itu kerabat, tetangga, atau fakir miskin dan tidak menderita penyakit berbahaya. 

Hewan tersebut sesuai dengan dalil:

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing”. [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Jika kambing atau domba tidak ada, maka Anda dapat menyembelih hewan berkaki empat lain yang halal sebagaimana hewan qurban.

Bolehkan Aqiqah dengan Kambing atau Domba Betina?

Perlu dipahami bahwa berkurban aqiqah menggunakan kambing atau domba dan hewan ternak halal yang di perbolehkan, itu halal hukumnya, asal memenuhi syarat dan kesehatan. 

Tidak ada dalil yang menyebutkan hewan tersebut jantan atau betina. Artinya asal memenuhi syarat umur dan sehat, semua sah saja untuk digunakan.

Menurut An-Nawawi, hewan betina diperbolehkan untuk aqiqah asalkan tidak sedang hamil.

Cara dan Doa Menyembelih Hewan Aqiqah

Adapun cara pertama melakukan penyembelihan hewan aqiqah sesuai Sunnah adalah baiknya orang yang menyembelih adalah orang yang berkepentingan atau shohibul qurban. Namun jika tidak mampu maka bisa diwakilkan kepada yang mampu dengan tetap disaksikan oleh shohibul qurban. 

Cara kedua dalam prosesi penyembelihan hewan ternak untuk aqiqah haruslah menggunakan pisau yang tajam agar tidak menyakiti. Jangan juga mengasah senjata guna menyembelih, di depan hewan yang akan di jadikan qurban dan tidak lupa membaca doa saat penyembelihan seperti berikut :

Doa Menyembelih Hewan Aqiqah

Nah itulah di atas adalah beberapa uraian menarik mengenai hewan aqiqah yang dapat di gunakan dalam acara penyembelihan, yang mana tentu bisa menjadi rujukan bacaan bagi pasangan yang akan menyegerakan acara syukuran ini. Tidak hanya jenis hewan yang di sunnahkan untuk di gunakan, cara dan doa penyembelihan hingga keutamaan-keutamaan aqiqah dapat di simak pada uraian di atas. Semoga memberi keberkahan dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *