Cara Mendidik Anak yang Baik dan Sesuai dengan Umur Si Kecil

Pertumbuhan si kecil terbilang cepat, maka dari itu Anda perlu kiat untuk mendidik si buah hati sesuai dengan perkembangan usianya. Berikut beberapa penjelasan mengenai hal apa saja yang dilakukan untuk mendidik anak secara cerdas.

Panduan Cerdas dalam Mendidik Anak

Di dalam mendidik anak Anda perlu mengetahui beberapa panduan untuk mengajarkan si kecil untuk melakukan hal-hal yang dianggap baik. Selain itu, tidak memaksakan pendidikan yang tidak sesuai dengan umurnya. 

Berikut panduan dalam mendidik si buah hati secara tepat:

  • Menunjukkan contoh yang baik
  • Memanggil nama si anak
  • Membangun kebiasaan untuk mendengarkan
  • Mengenali penyebab emosi si buah hati
  • Mendidik secara konsisten
  • Memberikan apresiasi dan pujian terhadap tindakan si buah hati

Kesalahan dalam Mendidik Anak yang Harus Dihindari Orang Tua

Menjadi orang tua memang tidaklah semudah yang dibayangkan. Meskipun, suatu kebanggaan tersendiri Anda dapat menghadapi berbagai jenis tantangan yang sulit saat bersama si buah hati. Anda juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter si kecil menjadi pribadi yang lebih baik.

Tapi, kebanyakan orang tua tidak sadar telah melakukan beberapa kesalahan dalam mendidik si kecil. Kesalahan tersebut perlu dihindari, seperti:

  1. Tidak menjadi contoh yang baik
  2. Selalu membandingkan dan mengkritik setiap tindakan si anak
  3. Menuntut si kecil dan berekspektasi tinggi
  4. Tidak ada toleransi dan tidak konsisten
  5. Sering adu mulut dengan buah hati

Tidak Semua Cara Lama Mendidik Anak Itu Benar

Mungkin Anda ingin mengaplikasikan pola pendidikan yang sama dengan Anda terima ketika kecil.

Tapi, tidak semua pola pengasuhan lama sesuai dengan zaman sekarang. Perkembangan zaman yang kian berubah, tentunya perlu cara mendidik anak perlu penyesuaian untuk mengimbanginya. 

Anak zaman dulu memang cenderung memiliki sifat penurut dan tidak terlalu banyak bertanya mengenai apa saja yang dilarang orang tua.

Meskipun orang tua pada zaman dulu mendidik dengan cara keras, namun anak-anaknya akan menurut tanpa berkomentar. Hal ini berbeda dengan anak-anak zaman sekarang yang cenderung kritis, keras, tegas, dan ingin tahu.

Ketika orang tua ingin mendisiplinkan si buah hati, anak cenderung melawan dan berbalik membangkang. Tapi, didikan yang terlalu memanjakan si kecil juga tidak berhasil. Memanjakan buah hati dapat membuatnya menjadi lebih tidak mandiri dan egois.

Baca Juga: Psikologi Anak dan Peran Orang Tua Dimasa Kini

Sesuaikan dengan Umur dan Perkembangannya 

Cara mendidik si anak juga perlu disesuaikan dengan perkembangan usianya. Hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi mental dan psikis nya. Berikut beberapa cara mendidik sesuai umur si anak

1.Usia 0-6 Tahun

Anda perlu pengembangan potensi si anak pada usia Golden Age. Cara mendidiknya dengan memberikan rasa kasih sayang dan memanjakannya secara melimpah. Usahakan Anda tidak memakai kekerasan baik fisik maupun verbal.

2.Usia 7-14 Tahun

Usia ini sangat tepat membentuk pribadi atau karakter si buah hati. Anda dapat memberikan pengajaran kedisiplinan, kewajiban, maupun tanggung jawab. Anda sudah diperbolehkan untuk bertindak sedikit tegas. Hal ini dilakukan untuk menanamkan pentingnya tiga hal di atas kepada buah hati.

3.Usia 15-21 Tahun

Pada masa ini si anak berusaha untuk mencari jati dirinya. Tentunya, cara menanamkan kedisiplinan mulai dari agak keras menjadi lebih rasional. Anda perlu berperan menjadi sahabat dengan mendengarkan semua cerita anak, sekaligus menjadi penasihat mengenai masalah yang biasa dialami remaja.

4.Usia 21 Tahun ke atas

Pada usia ini anak akan menghadapi banyak problem dan diharapkan mampu untuk diselesaikan sendiri. Anda perlu memberikannya kepercayaan dan kebebasan terhadap buah hati. Tapi, Anda perlu memberikan kontrol dan menasehati anak jika melakukan kesalahan.

Menjadi orang tua di zaman sekarang perlu memahami panduan mendidik anak. Selain itu, orang tua juga perlu melek teknologi lantaran berpengaruh terhadap tumbuh kembang si buah hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *