Bermain Dengan Bayi Usia  0 – 3 bulan

Bermain Dengan Bayi Usia  0 – 3 bulan . Halo mom, baru memiliki momongan tentu sebuah pengalaman yang menarik bagi para ibu. Apalagi bagi ibu yang baru melahirkan anak pertama. Tentu sebagai orang tua kita ingin, perkembangan bayi semakin bagus setiap harinya.
Namun bagaimana caranya?

Bermain dengan bayi
sumber: unsplash

Untuk meningkatkan perkembangan bayi,  dapat dilakukan dengan bermain dengan bayi. Kegiatan bermain untuk bayi sebaiknya disesuaikan juga dengan  tonggak perkembangan bayi.

Kenapa perlu bermain sesuai tonggak perkembangannya?
Hal ini dilakukan agar kegiatan bermain dengan bayi dapat maksimal. Bila orang tua memberikan jenis permainan yang terlampau sulit, hal ini dapat membuat bayi frustasi. Dan kalau permainannya terlalu mudah bayipun akan cepat bosan.

Menurut Dra Mayke S.Tjedjasaputra, M.Si, seorang psikolog anak yang juga paly therapist. beliau berkata bahwa, “pengalaman masa bayi adalah hal penting, karena akan meninggalkan jejak ingatan bagi si kecil yang berperan terhadap perkembangan psikososial, mengasah kecerdasan, dan keterampilan”

Dari penuturan Dra Mayke juga, ada beberapa cara bermain dengan bayi untuk usia 0 – 3 bulan

Bermain Dengan Bayi Usia 0-1 bulan.

* Di usia ini, bayi dapat diajak ngobrol, ngobrol sambil memijat atau sambil memberi susu. Kegiatan bermain, dapat dilakukan bayi dalam kondisi bangun, di saat ini orang tua bisa memberikan interaksi kepada bayi.
* Bermain dengan dengan retles, yaitu bermain dengan menggerakan mainan dari sisi satu ke sisi yang lain (ingat, bila mainannya bersuara, jangan terlalu keras suaranya) mainkan secara perlahan. Bayi akan mengamati pergerakan benda, dan untuk usia 1 bulan bayi belum mengenal warna jadi tidak perlu mengenalkan warna lebih dulu.

Menurut penelitian terbaru, untuk permainan retles, jangan gunakan suara yang terlalu kencang, karna disesuaikan juga dengan kemampuan bayi dalam menerima ransangan suara.
Sama halnya bila bayi belum berusia 40 hari, sudah diajak jalan-jalan ke mal, sebaiknya dihindari. Karena bayi akan terpapar oleh stimulus yang terlalu kuat seperti cahaya, atau suara yanga da di mall. Dan hal ini tidak baik bagi yang yang baru berumur  1 bulan. Jadi kalo mau mengajak bayi bermain ke mall, anda bisa menunggu kalo bayi sudah berumur 2-3 bulan.

-. Tummy Times: tengkurapkan bayi di atas tempat tidur dan tunjukan benda berwarna hitam, merah, polkadots dalam jarak 25 cm sambil diajak ngobrol.
Kenapa harus 25 cm, karena daya pandang bayi  masih blur kalo terlalu jauh. Dan kenapa harus tengkurap, untuk melatih kekuatan otot leher bayi

 

Bayi Usia 1-2 bulan

-.  Di usia ini bayi mulai mengeluarkan suara-suara vocal,  memang belum terlalu banyak bervariasi. Karena bayi hanya akan mengucap satu vocal saja, seperti vocal “aaaaa”. Bayi juga sudah mulai aktif merespon seperti tersenyum, dan mulai tertarik mengamati benda dan mainan.
-. Bermain dengan mendengarkan white noise. Bermain dengan mendengarkan bunyi jam, suara mesin cuci, suara burung, suara hujan, suara tukang bakso lewat, suara kucing. Dari mendengar suara tersebut, dapat diperkanalkan ke bayi kalo itu adalah suara kucing.

 

Bayi Usia 2-3 Bulan


-. di usia ini perkembangan sosial bayi semakin meningkat, bayi akan lebih banyak tersenyum, berceloteh, dan suka mengamati.
Karena di usia ini leher bayi sudah lebih kuat. Maka ia akan memiliki daya pandang yang lebih luas sehingga lebih banyak variatif dalam melihat benda / lingkungan.

Anda juga bisa bermain dengan memangku si kecil, atau bermain sentuh wajah orang tua sambil bicara dengan bayi, selalu tatap mata anak dan ajak bicara dengan berbagai ekspresi wajah anda bisa menggunakan wajah senyum, wajah kaget. Supaya anak belajar variasi dari ekpresi wajah.

Bayi juga bisa bermain dengan menyentuh mainan, atau bermain cilukba. Di umur inibayi semakin suka untuk mengeklplorasi berbagai anggota tubuh. Seperti bayi akan mulai memasukkan jari tangan / jari kaki ke mulut.
Di umur ini anak sudah bisa memegang benda dan memasukkan benda ke dalam mulut dan sudah bisa melihat benda yang di atas kepala ketika merangkak.

Bermain gelitik. Apabila orang tua ingin bermain gelitik, mainlah dengan tenaga biasa saja, jangan terlalu semangat. Karena  di umur ini, bayi belum bisa mengungkapkan / ngomong kalo dia sudah terganggu dengan gelitiknya.