Aqiqah Atau Qurban, Manakah yang Lebih Dahulu ?

Aqiqah Atau Qurban Dulu?– Aqiqah adalah ibadah yang spesifik ditujukan kepada anak.  Dengan pelaksanaan aqiqah, diharapkan anak akan tumbuh menjadi  lebih baik di masa depan. Jadi aqiqah adalah sebuah ibadah untuk anak atau penebus anak.
Sedangkan qurban,  itu tidak ditujukan kepada anak, tetapi kepada jiwa. Dan ini ibadah yang bersifat umum, bisa untuk anak, orang dewasa bahkan kepada yang sudah wafat. Yang mana berbeda dengan aqiqah, aqiqah tidak dapat ditujukan  untuk orang yang sudah meninggal.

Dari perbedaan ini, menurut pendapat ulama Maliki dan Syafii. Karena mereka memilki sifat jenis yang berbeda atau tidak sama. Maka mereka cenderung memisahkan  hukum Aqiqah dengan Qurban. Sehingga  kalo anda ingin melaksanakan aqiqah, hanya dapat  niatkan untuk aqiqah saja, tidak bisa digabung dengan qurban.

Baca Juga: Setiap Anak Tergadai Dengan Aqiqahnya

Aqiqah Atau Qurban Dulu .?

Kapan ya Waktunya Aqiqah dan Qurban?

Waktu aqiqah memiliki spesifik waktu, yaitu terbatas sampai anak menjelang dewasa/ baligh. Maka dalam konteks apakah mendahulukan aqiqah atau kurban, lebih baik mendahulukan aqiqah.
Kenapa harus mendahulukan Aqiqah? Karena Qurban memiliki waktu yang masih lama, tahun besok pun masih ada. Dan berkurban untuk anak yang sudah dewasa pun, dibolehkan.

Namun bila momentumnya sudah lewat dari masa baligh, anda bisa mendahulukan kurban.
Kenapa mendahulukan qurban? Karena waktu atau batas pelaksanaan aqiqah sudah lewat waktunya, karena anak sudah baligh.

Jadi aqiqah atau qurban dulu? Kecuali anda ingin bersedekah untuk menutup aqiqah yang sudah lalu, namun pelaksanaan ini dilakukan dengan waktu yang terpisah dengan pelaksanaan qurban. Anda dapat melakukan sedekah senilai aqiqah, di waktu yang lebih lapang. Dan tentu setelah anda mengerjakan qurban lebih dahulu.

Baca Juga: Manfaat Membacakan Dongeng Anak yang Tak Terbantahkan

Apakah Aqiqah dan Qurban bisa disatukankah?

Menurut para ulama, ada 2 syarat agar sebuah ibadah bisa disatukan.Pertama harus memiliki jenis yang serupa. Kedua yang diikatkan bukan ibadah pokok.

Contohnya, Sholat.
Jenisnya harus sama ya, sama-sama sholat dengan sholat.
Maka yang bisa disatukan adalah sholat tahyatul masjid dengan sholat qobliyah subuh. Karena ini bukan ibadah pokok, karena yang pokok adalah pelaksanaan ibadah wajib 5 waktu dalam momen ini pokonya adalah sholat subuh.
Sehingga apabila anda ingin melaksanakan sholat subuh, dan 5 menit lagi iqomat. Anda tidak harus melakukan sholat tahyatul mesjid, baru sholat qobliyah. Dalam hal ini (menurut ustad adi hidayat) anda dapat melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum duduk di mesjid. Dan ini niatnya sudah dapat tahyatul masjid dan qobilyah subuh.

Sekarang kita lanjut ke Aqiqah dan Qurban,

Kedua ibadah ini memilki jenis yang sama, yaitu sama menyembelih hewan. Bahkan hewannya bisa memiliki jenis yang sama, yaitu kambing.

Namun apakah memiliki pokok yang sama.?
Ternyata setelah diteliti para ulama. Aqiqah dan Qurban Mereka memilki pokok yang berbeda. Sehingga ini adalah 2 ibadah yang terpisah. Bahkan memiliki batas waktu yang berbeda. Dimana aqiqah, batas waktunya hanya sampai anak baligh, sedangkan Qurban bisa dilakukan setiap tahun, sehingga tidak memiliki batas waktu.

Karena ketidaksamaan ini, maka ulama Malikiah, Syafiah. Mengatakan lebih cenderung untuk memisahkan pelaksanaan aqiqah dan qurban.

Kesimpulan

Dalam konteks, ini bagi yang sudah masuk usia dewasa, atau udah melewati batas waktu baligh,dan belum aqiqah. Bila saat ini mempunyai dana, lebih baik diutamakan melaksankan Qurban. Dan kalo ada kelebihan rezeki bisa bersedekah dan meniatkan untuk melaksanakan aqiqah yang telah lalu.

Dan jika ada kesamaan antara aqiqah dan kurban, mana yang harus didahulukan. Menurut ulama Mailki dan Syafii, jika ada rizki yang berlebih, kita bisa memisahkan pelaksnaan aqiqah dan kurban. Karean ibadah ini memilki 2 pokok yang berbeda dan ketentuannya juga berbeda.

Bagaimana bila ada anak lahir di bulan qurban, aqiqah atau qurban dulu?
Bila anak baru lahi bulan Qurban, lebih baik dahulukan aqiqah. Qurban bisa dilakukan di tahun depan. Karena seandainya anak itu wafat di tahun depan, maka kita tidak bisa melakukan aqiqah untuk anak yang sudah wafat.

Kalo kurban kan bisa diniatkan untuk anak, walau sudah meninggal. Berbeda dengan aqiqah, tidak bisa untuk anak yang sudah meninggal

Jadi bila anak masih kecil, dahulukan aqiqah. Bila anak sudah lewat baligh, maka bisa mendahlukan Qurban.

Jasa Aqiqah dengan Pelayanan Terbaik Ada Disini

Setelah anda mengetahui harus mendahukan aqiqah atau qurban. Dan anda ingin mendahulukan melaksnakan aqiqah. Tentu pertanyaan selanjutnya, membeli kambingnya dimana dan bagaimana memasaknya.

Sudah mempunyai modal berupa dana tapi tidak tahu cara memilih kambing, memotong dan memasaknya. Maka menggunakan jasa aqiqah yang sudah banyak beredar secara online, bisa menjadi pilihan praktis bagi anda. Perkembangan teknologi saat ini tentu dapat mempermudah anda untuk menemukan jasa aqiqah yang berada disekitar anda.

Anda dapat melihat pilihan menu masakan aqiqah secara online, tanpa harus mencari dan datang ke kantor jasa aqiqah yang tentu membutuhkan waktu dan tenaga lebih.

Baca Juga: Aqiqah Jakarta Timur Murah dan Berkualitas