Aqiqah Adalah? Berikut Penjelasan Lengkapnya!
Aqiqah Adalah
Aqiqah Anak

Aqiqah Adalah? Berikut Penjelasan Lengkapnya! : Aqiqah merupakan sebuah upacara atau syukuran yang dilakukan oleh umat Islam pada saat seorang anak telah lahir.  Umumnya aqiqah dilakukan dalam waktu seminggu setelah dilahirkan. Namun, tak semua orang atau keluarga dapat melakukan hal tersebut karena terbatasnya keuangan. 

Aqiqah diwujudkan dengan menyembelih hewan kambing, kemudian diolah, dan dibagikan. Hal tersebut bermakna kelahiran (bayi) dan kematian (hewan yang disembelih). Dua kata yang saling berkaitan.  Saat terjadi kelahiran maka akan ada pula kematian. 

Aqiqah adalah  amalan pertama bayi ketika dilahirkan ke dunia dengan perantara orang tua.

Sejarah Aqiqah pada Zaman Jahiliyah 

Sejarah Aqiqah pada Zaman Jahiliyah : Aqiqah adalah sebuah upacara atau tindakan penyembelihan hewan yang telah ada sejak jaman jahiliyah untuk menyambut kedatangan seorang bayi.  

Tata cara aqiqah yang dilakukan jauh berbeda dengan yang sekarang.  Dahulu kala,  saat seorang bayi lahir,  maka akan disembelih seekor kambing.  Darah dari kambing tersebut akan dilumurkan pada kepala sang bayi. Terasa begitu menyeramkan membayangkan darah yang dilumurkan ke kepala si bayi tersebut. 

Tata cara jahliyah tersebut diubah sesuai dengan ajaran agama Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah.  Lebih beradab dan manusiawi tentunya,  dengan tujuan yang jelas dalam menyambut kedatangan seorang umat Islam ke bumi. 

Sumber Perintah Aqiqah

Sumber Perintah Aqiqah : Pelaksanaan Aqiqah yang sekarang ini banyak dilakukan oleh umat Islam tentunya memiliki dasar perintah yang jelas.  Bukan berdasarkan ucapan atau pun praduga seseorang atau pun pemuka agama.  

Perintah untuk melakukan aqiqah adalah hadits dari Rasulullah yang hukumnya wajib muakad atau dianjurkan. Dalil atau hadits shahih yang dimaksud diriwayatkan dari HR. Abu Dawud,  Tirmidzi, dan yang lainnya.  

Dalam hadits dijelaskan, jika semua bayi adalah tergadaikan aqiqahnya. Itulah sebabnya pada hari ketujuh dianjurkan memyembelih kambing,  memberi nama, serta mencukur rambut bayi tersebut. 

Kapan Waktu Pelaksanaan Aqiqah? 

Kapan Waktu Pelaksanaan Aqiqah? : Aqiqah umumnya dilakukan dalam waktu sesegera mungkin sejak bayi lahir.  Ada yang mengatakan boleh lebih dari seminggu asalkan kurang dari 40 hari. Ada pula yang mengatakan harus dilakukan dalam waktu seminggu sejak si bayi dilahirkan. Berdasarkan dalil-dalil yang ada, maka terdapat waktu yang baik untuk melaksanakan ibadah aqiqah. 

Aqiqah adalah ibadah pertama saat seorang anak dilahirkan,  maka waktu pelaksanaannya pun istimewa. Waktu terbaik dilaksanakannya adalah hari ketujuh. Jika tidak, maka dapat dilakukan pada ke-14 atau hari ke-21.

Aqiqah disunnahkan dilaksanakan pada hari ketujuh. Hal ini berdasarkan hadits,

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى »

Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah nol. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Baca Juga : Hukum Berkurban Sebelum Aqiqah

Doa dan Cara Pelaksanaan Aqiqah

Doa dan Cara Pelaksanaan Aqiqah : Saat Anda hendak melakukan aqiqah untuk putra atau  putri maka terdapat cara yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Ada pula doa-doa khusus yang dipanjatkan pada saat melaksanakannya. 

Tata caranya pun sangat mudah. yaitu Anda harus menyembelih kambing terlebih dahulu.  Bagi anak laki-laki kambing yang disembelih berjumlah 2 ekor dan 1 untuk anak perempuan. 

Doa saat menyembelih hewan kurban:

بِسْمِ اللهِ ، اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلاَن

Bismillah Allahu Akbar Allaahumma minka wa laka, haadzihi ‘aqiiqotu fulaan (nama bayi)

Artinya: “Dengan Nama Allah, Allah maha besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ini adalah aqiqoh fulaan (nama bayi)”

Berturut-turut kegiatan yang dilaksanakan dalam aqiqah adalah mencukur sebagian kecil atau menggunduli kepala bayi; melumurinya dengan minyak wangi; dan bersedekah sejumlah perkiraan berat rambut bayi.

Doa saat mencukur rambut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillhi robbil ‘alamin. Allahumma nurus samawati wa nurusy syamsyi wal qamari. Allahumma sirrullahi nurun nubuwwati rosulullahi shollallahu ‘alaihi wa sallama wal hamdu lillahi robbil ‘alamina.

Artinya: Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah Saw, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Di Indonesia aqiqah umumnya dibarengi dengan mengadakan pengajian dan mencukur sambil diiringi doa atau shalawat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *