Apa Makna Anak Tergadai Dengan Aqiqah.

Anak Tergadai Dengan Aqiqah. Kelahiran seorang anak dalam sebuah keluarga adalah idaman semua orang tua. Dan dalam syariat islam, kelahiran anak harus disyukuri dengan mengadakan aqiqah.  Kenapa harus aqiqah, karena nabi berkata “setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya.

Anak Tergadai Dengan Aqiqah
Sumber: Unsplash

Apa sih yang dimaksud dengan tergadai  disini:

1. Para ulama berbeda pendapat mengenai ini. Sebagian ulama berpendapat, maksudnya ” terhalang dari memberikan syafaat untuk orang tuanya”  karena ia tidak di akikahkan oleh orangtuanya, maka si anak tidak bisa memberikan syafaat kepada orang tuanya.

  1. Sebagian ulama berpendapat bahwa si anak tidak akan terbebas dari ikatan setan. Karena kata Rasulullah dalam HR Bukhari, ketika anak itu lahir, setan akan menikamnya. Dan ia tidak akan lepas dari tikaman setan itu kecuali setelah diakikahkan. Pendapat ini juga dikuatkan oleh Imam Ibnul Qayyim.
  2. Sebagian ulama yang memegang dalili hadist ini mengatakan bahwa akikah itu wajib. Kenapa, karena nabi mengatakan “ anak tergadai dengan aqiqahnya” (HR ahmad). Rasul mengumpamakan dengan barang gadaian, sedangkan gadai itu harus dibayar. Berati aqiqah itu hukumnya wajib.

Sehingga buat para orang tua yang mempunyai kemampuan untuk mengakikah anaknya, maka bersegeralah untuk melaksanakan aqiqah.

Apabila anak tersebut sudah besar dan sudah dewasa, serta ia belum di aqiqahi orang tuanya. Maka anak ini, boleh mengakikahi dirinya sendiri.

Tips Mengenali Usia Kambing Dari Gigi

Sebelum anda membeli kambing untuk aqiqah, pastikan bahwa usianya sudah sesuai dengan syariat yang berlaku.

Berikut adalah tips mudah, mengenali usia kambing untuk aqiqah.  Ini adalah pendapat dari Syaikh muhammad Shalih Al-Munajjid, beliau berkata. Untuk mengenali usia kambing secara mudah tanpa harus mengetahui tanggal lahirnya, kita dapat melihat dari bentuk gigi kambing dan sifat-sifat nya.

Orang yang hendak beraqiqah/ berkurban hendalah terlebih dahulu memperhatikan gigi-gigi hewan kurbannya. Karena ini teramat penting untuk mengetahui usia hewan tersebut. Jika kita perhatikan, selain mempunyai gigi belakang di bagian atas dan bagian bawah. Kambing hanya mempunyai gigi depan di bagian bawah saja, ini disebabkan karena kambing adalah pemakan rerumputan.

Untuk melaksanakan aqiqah, kita memerlukan kambing yang memenuhi syarat utama yaitu syarat umur minimal 1 tahun.

Bagaimanakah kita dapat melihat umur kambing dari bentuk giginya. Berikut adalah cara melihatnya:

Pertama, JAZA’
Jika anda mendapati gigi-gigi semuanya sangat kecil dan sama panjangnya, inilah yang dikenal dengan istilah Jaza. Disini kambing belum berusia 1 tahun, jadi belum boleh disembelih ya.

Kedua, Sani’
Jika Jaza sudah genap berusia satu tahun, akan nampak sepasang gigi di bagian depan yang sangat panjang. Jika dibandingkan dengan gigi-gigi lain yang cenderung kecil. Inilah yang dikenal dengan sebutan Sani. Ini adalah tanda bahwa kambing sudah berumur 1 tahun, dan sudah boleh untuk disembelih.

Ketiga, Raba’
Jika kambing sudah genap berusia 2 tahun. Akan nampak adanya 2 buah gigi Sani’ lagi yang lebih panjang dari gigi-gigi lainnya. Namun lebih pendek dari dua pasang gigi yang ada di bagian depan. Satu di sebelah kanan dan satu lagi di sebelah kiri. Inilah yang dikenal dengan istilah Raba’.

Keempat, Sadas
Jika kambing sudah memasuki tahun ke tiga, akan terlihat gigi di bagian depan sudah besar semua dan nampak kokoh serta rapat satu sama lain. Semua berjumlah enam gigi, dan inilah yang dikenal dengan istilah Sadas.

Kelima, Zarih
Bila kambing sudah berusia 3 tahun, dan memasuki tahun ke empat. Akan nampak gigi-gigi yang saling besar, namun tidak saling rapat dan tidak kokoh lagi, sehingga bisa digerakkan dan dipatahkan dengan tangan. Ini dinamakan Zarih.
Di Zarih ini adalah usia dimana daging kambing, sudah tidak enak lagi untuk dimakan.  Dan pada usia ini, sangat banyak orang yang sering di tipu dan dicurangi.

Soo selalu perhatikan gigi kambing,  sebelum memilih daging kambing  untuk aqiqah.

Cacat hewan Aqiqah yang tidak sah dikurbankan

Dalam memilih hewan aqiqah, tentu kita harus memberikan hewan yang terbaik. Dan tidak boleh ada kecacatan.

Cacat seperti apakah yang menyebabkan hewan aqiqah tidak sah untuk disembelih?

Memang disyaratkan hewan aqiqah yang akan disembelih itu tidak memiliki cacat yang memang dilarang dalam syariat.

Sebagaimana riwayat al-Barra bin Azib RA, nabi bersabda ada 4 cacat yang tidak boleh ada dalam hewan qurban, yang pertama hewan yang jelas picek/ buta, kemudian hewan yang  sakit dan nampak sakitnya,  selanjutnya hewan yang pincang (yang mengakibatkan tidak bisa jalan), dan yang badannya sangat kurus sehingga sehingga tidak ada dagingnya .”(HR. At-Tirmidzi no 1417 dan Abu Dawud no 2420. Hasan sahih).

Baca Juga: Cara Memilih Kambing Untuk Aqiqah

Berbagai Menu Olahan Kambing Untuk Aqiqah

Setelah pemilihan  kambing dilakukan dengan teliti dan sesuai syariat, maka anda bisa mengolah kambing ini dengan berbagai menu olahan.

Ada banyak menu masakan dari kambing yang bisa dibuat untuk acara aqiqah. Seperti menu Gulai kambing, rendang kambing,  tongseng kambing, sete kambing bumbu kacang, sate bumbu rujak, sate goreng, sate buntel, nasi kebuli kambing, kambing teriyaki, kambing saos tiram, kambing lada hitam, empal gentong kambing, kambing BBQ, ungkep kambing, kambing kurma, bahkan bisa juga dibuat kambing guling.

Dan anda juga bisa menamabahkan beberapa menu pelengkap seperti nasi, sambel goreng ati kentang, acar, oseng mie goreng, telur bacem, agar-agar, kerupuk  plus buah sebagai pelengkap.

Semua menu ini bisa menjadi pilihan. Bila anda merasa repot untuk membuatnya, anda bisa meminta bantuan kepada layanan penyedia aqiqah. Penyedia aqiqah biasanya akan memotong kambing dan memasak kambing serta berbagai menu pelengkap. Dan sebagai konsumen, hanya tinggal menunggu paket aqiqahnya saja di rumah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *